<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Selamat Datang di MI Pembangunan Arridho</title> 
				<description>Menyajikan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya seputar tunggul hitam.</description>
				<link>http://localhost/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Panduan Resmi Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026: Regulasi dan Jadwal Lengkap</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/panduan-resmi-ujian-madrasah-um-tahun-2026-regulasi-dan-jadwal-lengkap</link>
						                <description>Panduan Resmi Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026: Regulasi dan Jadwal LengkapMadrasah Ibtidaiyah Pembangunan Ar Ridho 2026
 
Kementerian Agama secara resmi telah menerbitkan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah Tahun 2026. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 751 Tahun 2026, yang menjadi acuan utama teknis pelaksanaan ujian bagi jenjang MI, MTs, hingga MA/MAK untuk tahun ajaran 2025/2026.Selain memuat regulasi tata tertib, dokumen ini juga menyertakan Kisi-Kisi Ujian Madrasah khusus untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab.
Apa itu Ujian Madrasah?Berdasarkan SK Dirjen Pendis tersebut, Ujian Madrasah adalah instrumen pengukuran pencapaian kompetensi siswa yang diselenggarakan secara mandiri oleh pihak madrasah. Ujian ini mencakup seluruh mata pelajaran yang diajarkan dan wajib diikuti oleh peserta didik yang berada di kelas akhir jenjang MI, MTs, dan MA/MAK.
Jadwal dan Rentang Waktu PelaksanaanMeskipun jadwal spesifik ditentukan oleh masing-masing madrasah dengan mempertimbangkan kalender pendidikan dan ketuntasan materi, POS UM 2026 telah menetapkan rentang waktu pelaksanaan sebagai berikut:
Madrasah Aliyah (MA): 2 Maret s.d. 18 April 2026Madrasah Tsanawiyah (MTs): 20 April s.d. 16 Mei 2026Madrasah Ibtidaiyah (MI): 20 April s.d. 16 Mei 2026Variasi Bentuk dan Moda UjianPihak madrasah memiliki fleksibilitas dalam menentukan bentuk ujian sesuai dengan kompetensi yang ingin diukur. Beberapa opsi yang dapat diambil meliputi:
Metode Penilaian: Tes tertulis, praktik, portofolio, penugasan, atau bentuk lainnya sesuai standar nasional.
Moda Pelaksanaan: Berbasis Komputer (UMBK), Berbasis Kertas (UMKP), atau kombinasi keduanya.
Unduh Dokumen POS UM 2026Bagi Bapak/Ibu guru atau pengelola madrasah yang memerlukan naskah lengkap POS Ujian Madrasah 2026 beserta Kisi-Kisi PAI & Bahasa Arab, dokumen tersebut dapat diunduh melalui tautan yang tersedia di bagian bawah artikel ini.
Unduh POS UM 2026 & Kisi-KisiDiharapkan dengan adanya panduan ini, seluruh pemangku kepentingan dapat menyelenggarakan ujian dengan tertib dan terstandar demi mewujudkan hasil belajar siswa yang maksimal.</description>
					                </item><item>
						                <title>PENERAPAN SUPERVISI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/penerapan-supervisi-dalam-meningkatkan-kualitas-pendidikan</link>
						                <description>BAB I
Pendahuluan

Latar Belakang

Pendidikan memegang peranan penting dalam pembangunan suatu bangsa. Kualitas pendidikan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan sistem pendidikan di suatu negara. Untuk mencapai pendidikan yang bermutu, dibutuhkan berbagai upaya yang sistematis, salah satunya melalui supervisi pendidikan. Supervisi pendidikan bertujuan untuk membina, membimbing, dan meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan, sehingga dapat berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Dalam perkembangannya, pengawas satuan pendidikan lebih diarahkan  untuk memiliki serta memahami bahkan dituntut untuk dapat mengamalkan apa yang tertuang dalam peraturan menteri tentang kepengawasan. Tuntutan tersebut salah satunya tentang kompetensi dalam memahami metode dan teknik dalam supervisi. Seorang supervisor adalah orang yang profesional ketika menjalankan tugasnya, ia bertindak atas dasar kaidah-kaidah ilmiah untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Makalah ini bertujuan untuk mengungkap peran supervisi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan menganalisis literatur terkait, penelitian ini akan menjawab pertanyaan berikut: (1) Bagaimana supervisi pendidikan memengaruhi mutu pendidikan? (2) Faktor-faktor apa saja yang memengaruhi efektivitas supervisi pendidikan? (3) Bagaimana supervisi pendidikan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan mutu pendidikan?
 

Rumusan Masalah


Apa pengertian dan tujuan supervisi pendidikan?
Bagaimana peran supervisi dalam meningkatkan kualitas pendidikan?
Apa saja pendekatan dan strategi supervisi yang efektif?

Tujuan Penulisan


Menjelaskan pengertian dan tujuan supervisi pendidikan.
Menganalisis peran supervisi dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Menyajikan pendekatan dan strategi supervisi yang relevan dan efektif.

 
 
BAB II 
PEMBAHASAN MASALAH
 

Pengertian Supervisi Pendidikan

Supervisi  adalah  proses  pembinaan  yang  dirancang  untuk  membantu meningkatkan  kualitas  dan  efektivitas  kerja  individu  atau  kelompok dalam  suatu  organisasi,  terutama  dalam  bidang  pendidikan.  Berikut adalah beberapa pengertian supervisi menurut para ahli antara lain.
Menurut  Wiles  dan  Bondi  (2015)  mendefinisikan  supervisi sebagai   bantuan   profesional   yang   berfokus   pada   pengembangan individu untuk mencapai tujuan organisasi melalui proses pengawasan yang berkesinambungan. Supervisi merupakan upaya yang dilakukan oleh  atasan  atau  supervisor  untuk  membimbing,  mengarahkan,  dan mengawasi bawahan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka, dengan tujuan  meningkatkan  kinerja  dan  mencapai  tujuan  organisasi  secara efektif dan efisien.
George R. Terry (1978) supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh  seorang  atasan  untuk  membantu  bawahan  dalam  melaksanakan tugasnya  dengan  baik  dan  efisien.  Supervisi  melibatkan  pengawasan, bimbingan, dan pengendalian terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh bawahan.  Supervisi  sebagai  suatu  proses  interaksi  antara  atasan  dan bawahan yang bertujuan untuk mengarahkan, melatih, dan mengawasi pelaksanaan  tugas-tugas  yang  diemban  oleh  bawahan.
Kimbal  Wiles  (1984)  mendefinisikan  supervisi  sebagai  bantuan yang    diberikan    kepada    guru    untuk    meningkatkan    efektivitas pengajaran   mereka   melalui   pengembangan   program   yang   sesuai dengan  kebutuhan.  Supervisi  secara  umum  selalu  terkait  dengan pembinaan,  pengawasan,  dan  pengembangan  kualitas  sumber  daya manusia, baik dalam pendidikan maupun bidang lainnya.
Sedangkan pengertian pengawasan menurut para ahli sangat beragam, namun pada prinsipnya semua bermuara pada makna pengawasan itu sendiri. Pendapat dari beberapa ahli tersebut antara lain.

Menurut P. Adamas dan Frank G. Dickey dalam (Dila SintyaHade Afriansyah, n.d.) supervisi adalah sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran karna menurut kedu ahli ini suatu perencanaan dalam pendidikan sangatlah berguna untuk memperbaiki dan memajukan pendidikan tersebut terutama dalam kegiatan mengajar disekolah, dengan suatu perencanaa semuanya akan lebih mudah dan terarah.
Menurut Boardman, Pengawasan adalah upaya merangsang, mengkoordinasikan, mengkoordinasikan, dan mendampingi secara berkesinambungan para guru di sekolah-sekolah baik secara perorangan ataupun keseluruhan, sehingga mereka lebih memahami secara mendalam dalam merealisasikan seluruh fungsi-fungsi pengajaran sehingga mereka dapat merangsang secara berkesinambungan pertumbuhan setiap murid, dan mampu proaktif berpartisipasi dalam masyarakat modern yang demokratis.(Sarkati, 2019)
Dalam bukunya "prinsip-prinsip dasar supervisi", Adam dan Dickley mengemukakan bahwa supervisi adalah suatu aktivitas yang direncanakan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Adapun yang dimaksud adalah proses belajar mengajar.(Nadia Natasya, 2019)
Sedangkan Neagley (1980:20), berpendapat bahwa supervisi merupakan layanan untuk guru yang bertujuan untuk meningkatkan instruksional, pembelajaran, dan kurikulum.(I Made Ariasa Giri, n.d.)

Dari pengertian di atas, secara sederhana dapat dikatakan pada dasarnya kegiatan supervisi merupakan upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran yang didukung oleh tenaga pendidik dan kependidikan, fasilitas, kurikulum, sistem pengajaran, dan penilaian. Pengawas bertugas dan berkewajiban untuk menaruh perhatian terhadap perkembangan semua unsur tersebut secara berkesinambungan.

Tujuan Supervisi

Dalam operasionalnya, supervisi pendidikan ditujukan untuk memberikan layanan kepada guru dalam mengembangkan kapasitasnya agar dapat mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, khususnya dalam menumbuhkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan fisik peserta didik.
Menurut Mahlopi dalam Wahyudi (2012), bahwa salah satu maksud dari supervisi pendidikan adalah untuk mengembangkan kemampuan profesional dan teknis guru, kepala sekolah, dan staf sekolah lainnya agar proses pendidikan di sekolah semakin bermutu, dan yang terpenting adalah supervisi pendidikan didasarkan pada kooperatif, kemitraan, dan kolaboratif, sehingga tidak ada unsur pamrih atau paksaan.(Sekolah Tinggi Agama Islam Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan, 2022) Muhammad Kristiawan dalam Wahyudi (2012), menyebutkan bahwa maksud dari supervisi pendidikan adalah untuk meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan teknis guru, kepala sekolah dan staf sekolah lainnya agar proses pendidikan di sekolah bermutu. meningkatkan mutu pendidikan, dan yang terpenting adalah supervisi pendidikan yang didasarkan pada kooperatif, partisipasi dan kolaborasi, bukan didasarkan pada paksaan dan keterpaksaan. Dengan cara ini, kesadaran, inisiatif dan kreativitas staf sekolah akan berkembang.(Muhammad Kristiawan, 2019).
Menurut Sulistyorini dalam Inom Nasutian (2021), tujuan pengawasan adalah untuk mendorong guru untuk tumbuh dan berkembang sehingga mereka lebih mampu dan sukses dalam melaksanakan tugas mereka.(INOM NASUTION, 2021). Menurut standar nasional, tujuan utama supervisi pendidikan adalah untuk:

Mendorong guru untuk memahami dengan jelas tujuan pendidikan.
Mendukung para guru dalam kemajuan akademik siswa.
Memfasilitasi guru dengan metode pengajaran kontemporer.
Memberi kesempatan kepada para guru untuk mempresentasikan hasil karya mereka sendiri dan pencapaian siswa-siswanya.
Meningkatkan kemampuan guru dengan memanfaatkan teknik-teknik pembelajaran sumber daya.
Memudahkan guru untuk melayani keperluan siswanya.
Mengembangkan reaksi emosional dan moral guru terhadap pekerjaan mereka dalam konteks pribadi dan profesional mereka.
Memfasilitasi guru baru di kelas agar mereka nyaman dengan tugas-tugas yang diberikan kepada mereka.
Memudahkan guru untuk berkomunikasi dengan orang lain dan menggunakan materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Menggunakan waktu dan energi secara efektif dalam kemitraan.(Sudadi, 2021)

Supervisi pendidikan bertujuan untuk mencapai hasil dan keuntungan sebagai berikut:

Menekankan dan memperkuat semangat para guru dan administrator sekolah-sekolah terdekat untuk melaksanakan tugas mereka dengan aman.
Untuk kepentingan para guru dan administrator lainnya. Gigih dalam menangkap keadaan yang tidak terduga yang mereka hadapi dalam pendaftaran pendidikan. Hal ini terjadi di media mainstream yang mengganggu kebutuhan akan kelancaran proses belajar dan mengajar dengan baik.
Bekerja sama untuk mempromosikan, mencari dan menggunakan teknik-teknik baru dalam belajar dan mengajar yang baik.
Membentuk suatu usaha bersama yang selaras dengan guruguru lain, murid-murid dan staf sekolah lainnya, misalnya melalui seminar, lokakarya atau pelatihan.(Doni Pratiwi, 2020)

 
 

Peran Kepala Sekolah sebagai Supervisopr dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Seorang supervisor harus mengetahui terlebih dahulu apa saja ciri-ciri dalam menjalani profresinya sebagai seorang supervisi pendidikan agar meminimalisir kesalahan yang mungkin saja terjadi dalam pelaksanaanya.. Dalam hal ini yang menjadi penentu serta berperan penting dalam meningkatkannmutu pendidikan adalah supervisor. Jika dalam lingkup pendidikan biasanya yang berperan penting adalah kepala sekolah serta guru yang dimana mereka menjalin interaksindengan murid. Tetapi disini tugas seorang kepala sekolah lebih ditekankan karena, kepala sekolah adalah seorang supervisor yang mampu memimpin berjalannya proses pendidikan yang baik.
Menurut Soetjipto dan Raflis Kosasi dalam bukunya Profesi Keguruan, tugas supervisor mencakup:

Tugas perencanaan, yang mencakup penetapan kebijakan dan program.
Tugas administratif, yang melibatkan pengambilan keputusan dan koordinasi melalui konferensi dan konsultasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran.
Partisipasi langsung dalam pengembangan kurikulum, termasuk dalam merumuskan tujuan, menyusun panduan mengajar bagi guru, dan memilih konten pembelajaran.
Melakukan demonstrasi mengajar untuk para guru.
Melakukan penelitian.

Kepala sekolah sebagai supervisor juga memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan mutu pendididikan. Menurut Sulastri 2019, kepala sekolah memiliki empat peran dalam kegiatan supervisi yaitu:

Sebagai koordinator, kepala sekolah bertanggung jawab untuk mengembangkan kemampuan guru melalui koordinasi program pendidikan dan pengajaran, mengatur tugas staf yang berbeda antar guru, serta mengelola seluruh kegiatan operasional sekolah.
Sebagai konsultan, kepala sekolah membantu pengembangan kemampuan guru dengan memberikan dukungan dan penyuluhan mengenai tantangan yang dihadapi guru, baik secara individu maupun secara kolektif.
Sebagai pemimpin kelompok, kepala sekolah mengembangkan kemampuan guru melalui pelatihan keterampilan dan memberikan nasihat kepada guru dalambekerja untuk kelompok, bekerja dengan kelompok, dan bekerja melaluikelompok.
Sebagai Evaluator, kepala sekolah membantu pengembangan kemampuan gurudengan membantu mereka mengevaluasi hasil dan proses pembelajaran, sehinggamereka dapat menilai efektivitas kurikulum yang sedang dikembangkan.

Dengan memenuhi tangggung jawab sebagai seorang pemimpin, kepala sekolah memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang baik bagi guru dan murid.

Mutu Pendidikan

Menurut Garvi dan Davis sebagaimana dikutip oleh Amri dan Kurniati 2013, mutu merujuk pada suatu kondisi yang dinamis yang terkait dengan hasil, tenaga kerja, proses, dan tugas, serta lingkungan yang memenuhi atau bahkan melampaui ekspektasi masyarakat. Ketika terjadi perubahan dalam mutu tersebut, diperlukan peningkatan atau perubahan dalam keterampilan tenaga kerja, proses produksi, dan tugas, serta penyesuaian terhadap lingkungan sekolah agar produk atau hasil pendidikan dapat memenuhi dan bahkan melampaui harapan masyarakat. Sedangkan pendidikan menurut Poerwadarminta 2008, dari segi linguistik, pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses di mana terjadi perubahan dalam sikap dan tingkah laku individu atau kelompok melalui upaya pengajaran dan latihan. Pendidikan di sini dilihat sebagai serangkaian proses yang melibatkan pengajaran dan latihan untuk mengubah sikap dan perilaku
seseorang agar mencapai kedewasaan.8 Kemudia Juliantoro (2017) mengemukakan bahwa, mutu pendidikan merupakan kemampuan penggunaan sumber daya pendidikan untuk meningkatkan kompetensi belajar seoptimal mungkin oleh lembaga pendidikan. Dari pendapat tersebut dapat diketahui bahwa mutu pendidikan merujuk pada kapasitas atau standar kualitas sistem pendidikan dalam mencapai tujuan-tujuan
pendidikan yang telah ditetapkan yaitu mencakup aspek hasil belajar siswa, ketersediaan sumber daya, proses pembelajaran, serta kesiapan lulusan untuk menghadapi tantangan di dunia nyata seperti dunia kerja atau kehidupan masyarakat.
Menurut Bafadal 2013, dalam konteks pendidikan, terdapat empat aspek mutu, yaitu input, proses, output, dan outcome

Input, pendidikan dianggap berkualitas jika telah melalui proses yang memadai.
Proses, pendidikan dianggap berkualitas jika mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Output, pendidikan dianggap berkualitas jika hasil belajar siswa dalam berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik, mencapai tingkat yang tinggi.
Outcome pendidikan dianggap berkualitas jika lulusan dapat dengan cepat terserap di dunia kerja, menerima gaji yang sesuai, dan mendapatkan pengakuan serta kepuasan dari berbagai pihak atas kualitas lulusannya.

Dengan demikian mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada pencapaian akademis siswa, tetapi juga mencakup persiapan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja serta penghargaan terhadap kemampuan dan kualitas lulusan.

Metode dan Teknik Supervisi

Metode dalam konteks pengawasan merupakan suatu cara yang ditempuoleh pengawas sekolah sebagai supervisor pendidikan dalam rangka mencapaitujuan pendidikan dan tujuan sekolah yang telah ditetapkan, sedangkan Teknikadalah suatu metode atau cara melakukan hal-hal tertentu. Dengan kata lainmetode adalah sarana untuk mencapai tujuan. Sedangkan teknik adalah langkah-langkah kongkrit yang dilaksanakan oleh seorang supervisor pendidikan dalammewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
Setiap metode memiliki teknik-teknik tertentu yang sesuai dengan tujuan yang harus dicapainya. teknik supervisimerupakan cara-cara yang ditempuh dalam mencapi tujuan pendidikan di sekolahbaik yang berhubungan dengan penyelesaian masalah guru-guru dalammelaksanakan pembelajaran,masalah kepalah sekolah dalam administrasi danpengelolaan sekolah serta masalah-masalah lain yang berhubungan denganpeningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Metode dan teknik supervisi akademik Pelaksanaan supervisi pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai teknik. Supervisor sebaiknya memilih teknik yang tepat dan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. M. Ngalim Purwanto mengemukakan bahwa secara global, teknik peningkatan kualitas pendidik digolongkan menjadi dua yaitu teknik perseorangan (individu) dan teknik kelompok.
Supervisi individual artinya supervisor memberikan bantuan individual kepada guru atau kepalah sekolah dengan menggunakan beberapa teknik antara lain

Kunjungan dan observasi kelas
Dialog
Kunjungan antar guru-guru
Evaluasi diri(
Supervisor buletin)
Profesional Reading
Profesional writing. S

Sedangka supervisi kelompok artinya supervisor memberikan bantuan kepada kelompok guru atau kelompok kepala sekolah dengan menggunakan beberapa teknik antara lain :

Rapat staf sekolah
Orientasi guru baru
Curiculum laboratory
Kepanitiaan
Perpustakaan profesional
Demostrasi dan simulasi mengajar
Lokakarya
Field trips
Diskusi panel
Pelatihan


Menurut Dadang Suhardan, banyak teknik supervisi Pendidikan yang dapat dijalankan untuk meningkatkan mutu sekolah, baik langsung maupun tidak, baik individual maupun kelompok, seperti pemanfaatan rapat, kunjungan kelas, kunjungan sekolah, studi banding, personal conference, action research, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah Guru Sejenis (MGBS), Musyawarah Guru Lintas Pelajaran. Supervisi Pendidikan dapat pula dilakukan dengan teknik pembicaraan individual, diskusi kelompok, demonstrasi mengajar, dan perpustakaan profesional. Bahkan masih bisa dikembangkan lagi dengan analisa (pengalaman) kelas, tes dadakan, konperensi kasus, observasi dokumen, wawancara, angket laporan tertulis dan sebagainya.tekniksupervisi Pendidikan tersebut jika terlaksana akan menjadi sumberkekuatan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Teknik supervisi atau prosedur kepengawasan yang bisa dilakukan supervisor.

Kunjungan Kelas Kunjungan kelas adalah kunjungan yang dilakukan oleh pengawas terhadap kelas-kelas tertentu pada sekolah-sekolah yang telah direncanakan/diprogramkan untuk mendapatkan gambaran/data tentang proses pelaksanaan Pendidikan Agama Islam pada sekolah tersebut.Kegiatan kunjungan kelas atau classroom visitation yang dilakukan bermanfaat untuk mendapatkan informasi tentang proses pembelajaran secara langsung, baik menyangkut kelebihan, kekurangan maupun kelemahannya. Melalui teknik ini supervisor dapat mengamati secara langsung kegiatan guru dalam melakukan tugas utamanya, mengajar, penggunaan alat, metode dan teknik mengajar secara keseluruhan dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Kunjungan dan observasi kelas dapat dilakukan dengan tiga pola, kunjungan kelas dan observasi tanpa memberi tahu guru yang akan dikunjungi, kunjungan dan observasi dengan terlebih dahulu memberi tahu, serta kunjungan atas undangan guru. Ketiga pola tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pola mana yang akan dipilih harus disesuaikan dengan tujuan utama kunjungan dan observasi kelas.Setelah kunjungan selesai diadakan diskusi empat mata antara supervisor dengan pendidik yang bersangkutan. Supervisor memberikan saran yang diperlukan dan pendidikpun dapat mengajukan pendapat dan usulan yang konstruktif demi perbaikan proses pembelajaran selanjutnya. Untuk mendapatkan gambaran yang lengkap dan akurat mengenai situasi kelas, mungkin diperlukan beberapa kali kunjungan atau dilengkapi dengan teknik-teknik yang lain.
Pembicaraan Individual Kunjungan dan observasi kelas pada umumnya dilengkapi dengan pembicaraan individual antara supervisor dan guru.Pembicaraan individual dapat pula dilakukan tanpa harus melakukan kunjungan kelas terlebih dahulu jika kepala madrasah merasa bahwa guru memerlukan bantuan atau guru itu sendiri yang merasa perlu dibantu. Pembicaraan individual merupakan hal yang penting dalam supervisi karena dalam kesempatan tersebut supervisor dapat bekerja secara individual dengan guru dalam memecahkan masalah pribadi yang berhubungan dengan proses pembelajaran.
Diskusi Kelompok Diskusi kelompok atau groupdiscussion adalah pertukaran pendapat tentang suatu masalah untuk dipecahkan bersama. Kegiatan diskusi ini dapat mengambil beberapa bentuk pertemuan seperti panel, seminar, lokakarya, konferensi, kelompok studi, kelompok komisi dan kegiatan lain yang bertujuan bersama-sama membicarakan dan menilai masalah-masalah tentang pendidikan. Diskusi supervisor dapat memberikan pengarahan, bimbingan, nasehat-nasehat maupun saran- saran yang diperlukan. Bagi peneliti, teknik ini dapat menghemat waktu, tenaga dan mungkin biaya. Pengawas bisa memanfaatkan forum KKG atau MGMP untuk melihat team work atau team building.
Demonstrasi Mengajar Demonstrasi mengajar ialah proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru yang memiliki kemampuan dalam hal mengajar sehingga guru lain dapat mengambil hikmah dan manfaatnya. Demonstrasi mengajar bertujuan untuk memberi contoh bagaimana cara melaksanakan proses pembelajaran yang baik dalam meyajikan materi, menggunakan pendekatan, metode, media pembelajaran. Satu hal yang perlu dipahami oleh supervisor bahwa tidak ada cara maengajar yang paling baik untuk setiap tujuan. Pelaksanaan demontrasi mengajar setidaknya mampu memberikan pelajaran kepada guru tentang cara menyampaikan suatu materi tertentu kepada peserta didik.
Tes Dadakan Tes dadakan dapat dilakukan oleh pengawas terhadap siswa dengan tujuan untuk mengetahui pencapaian target kurikulum dan daya serap siswa sampai pada saat tes dadakan dilakukan. Untuk melakukan hal ini, pengawas sudah menyiapkan soal tanpa memberitahukan terlebih dahulu.Hasil tes dikoreksi oleh pengawas atau secara bersama antara guru dan pengawas.Tampaknya teknik ini mampu membuat guru untuk selalu mempersiapkan peserta didiknya dengan baik.
Konferensi Kasus Konferensi kasus adalah salah satu teknik supervisi yang dilakukan oleh pengawas bersama guru dan tenaga edukatif lainnya di sekolah.Hal tersebut dilakukan bila ada masalah yang perlu dibahas secara bersama.Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya menentukan kasus-kasus yang ditemukan baik dari hasil observasi, kunjungan kelas atau laporan yang diterima.Selanjutnya mendiskusikan kasus tersebut lalu mencatat hasil diskusi untuk diprogramkan tindak lanjutnya.

Menurut Glickman dalam Ali Imron bahwa supervisor hendaklah memberikan bimbingan yang berorientasi pada bimbingan pendidik itu sendiri. Artinya, dalam meningkatkan kualitas pendidik perlu memperhatikan beberapa hal berikut :

Mendengar, artinya supervisor mendengarkan apa saja yang dikemukakan pendidik berupa kelemahan, kesulitan dan masalah apa saja yang dialami oleh pendidik.
Mengklarifikasi, maksudnya memperjelas tentang apa yang dimaksudkan oleh pendidik, salah satunya dengan cara bertanya kepadanya.
Mendorong, maksudnya supervisor mendorong kepada pendidik untuk mengemukakan kembali hal-hal yang dirasa masih kurang jelas. M
empresentasi, maksudnya supervisor mengemukakan persepsi mengenai apa yang dimaksudkan oleh pendidik.
Memecahkan masalah, artinya supervisor bersama-sama pendidik memecahkan masalah yang dihadapi oleh pendidik
Negosiasi, artinya dalam berunding supervisor dan pendidik membangun kesepakatan tentang tugas yang dilakukan masing-masing atau bersama.
Mendemonstrasikan, artinya supervisor mendemonstrasikan tampilan tertentu dengan maksud agar dapat diamati dan ditirukan oleh pendidik.
Mengarahkan, artinya supervisor mengarahkan agar pendidik melakukan hal-hal tertentu.
Memberikan penguat, maksudnya supervisor menggambarkan kondisi yang menguntungkan bagi pembinaan pendidik.

Sesungguhnya tidak ada suatu teknik tunggal yang bisa memenuhi segala kebutuhan.Baik tidaknya teknik yang digunakan bergantung pada situasi dan waktu pelaksanaannya. Karenanya, untuk mencapai tujuan supervisi pendidikan secara optimal perlu digunakan beberapa teknik supervisi agar data dan informasi yang diperoleh dapat saling melengkapi dan menyempurnakan.
Ada beberapa metode supervisi manajerial yaitu: monitoring dan evaluasi, refleksi dan Focused Group Discussion, metode Delphi. Tugas pengawas untuk meningkatkan profesionalitas guru perlu mendapat perhatian agar tercipta suasana kondusif dalam proses pembelajaran. Selain itu prestasi kerja atau kinerja yang hendak dibangun hendaknya dilihat dari proses penanganannyaxxii
 
 
 
BAB III 
PENUTUP
 

Kesimpulan

Supervisi ialah pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolahagar mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan situasibelajar-mengajar yang lebih baik.Orang yang melakukan supervisi disebut dengansupervisor.Supervisi dapat kita artikan sebagai pembinaan.Sedangkan sasaranpembinaan tersebut bisa untuk kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha.Namunyang menjadi sasaran supervisi diartikan pula pembinaan guru. Tujuan supervisi pendidikan ialah mengembangkan situasi belajarmengajar yang lebih baik melalui pembinaan dan peningkatan profesi mengajar.Fungsi dan tujuan supervisi pendidikan diantaranya adalah Sebagai arahpendidikan,tujuan sebagai titik akhir, tujuan sebagai titik pangkal mencapai tujuanlain. Dalam hal ini, tujuan pendidikan yang satu dengan yang lain merupakan satukesatuan yang tak terpisahkan. Supervisi memiliki tujuan yang sangat penting untuk dicapai, oleh karenaitu supervisi tentunya memiliki manfaat yang sangat penting. Diantara manfaatsupervisi adalah Mengkoordinasi semua usaha sekolah, Memperlengkapikepemimpinan sekolah, Memperluas pengalaman guru, Menstimukasi usaha-usaha sekolah yang kreatif, Memberi fasilitas dan penilaian yang terus menerusdan masih banyak lagi manfaat atau fungsi supervisi pendidikan tersebut. Selainmemiliki tujuan dan fungsi, supervisi juga memiliki prinsip dasar dalam prosespelaksanaannya. Kemudian supervisi juga memiliki berbagi tipe, diantarannya adalahotokrasi, demokratis, demokratis semu, manipulasi diplomasi bdan Laissez-fair

Saran

Di penghujung abad kedua puluh dan memasuki milenium ketiga yangditandai dengan era globalisasi, semua bangsa berusaha untuk meningkatkansumber daya manusia, termasuk sumber daya pendidikan. Salah satu usaha untukmeningkatkan kualitas sumber daya pendidikan melalui proses pembelajaran di sekolah. Dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan, gurumerupakan komponen sumber daya manusia yang harus dibina dan dikembangkanterus-menerus. Pembentukan profesi guru dilaksanakan melalui program pendidikanprajabatan (pre-service education) maupun program pendidikan dalam jabatan( in-service education). Tidak semua guru yang dididik di lembaga pendidikanterlatih dengan baik dan kualified (well training and well qualified). Potensi sumber daya guru itu perlu terus-menerus bertumbuh danberkembang agar dapat melakukan fungsinya secara profesional.Selain itu,pengaruh perubahan yang serba cepat mendorong guru-guru untuk terus-menerusbelajar menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologiserta mobilitas masyarakat.Itulah sebabnya ulasan mengenai perlunya supervisipendidikan, baik dari segi definisi, visi dan misi, orientasi dan strategi, langkah-langkah pembinaan kemampuan guru, teknik dan metode, serta model danpendekatan dalam supervisi pendidikan.
 
 
Daftar Pustaka
Arini Yahdillah, Wahidmurni, and Indah Aminatuz Zuhriyah, “Supervise Dan Pengawasan Dalam Pendidikan.”
Dra. Jamilah Muryati, M.Pd.   Drs. Aris Munandar, M.Pd.   Naufal Hilmizen, S.Si.,M.Si.2025, Supervisi pendidikan konsep, implementasi,  dan penjaminan mutu, Minhaj Pustaka.
Dila Sintya Hade Afriansyah. (n.d.). Konsep Dasar, Fungsi dan Peranan Supervisi Pendidikan. Universitas Negeri Padang Indonesia
Doni Pratiwi. (2020). Konsep Dasar, Fungsi dan Peranan Supervisi Pendidikan. Universitas Negeri Padang Indonesia.
I Made Ariasa Giri. (n.d.). SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH. JURNAL PENJAMINAN MUTU.
INOM NASUTION. (2021). SUPERVISI PENDIDIKAN (SRI NURHABIBAH PRATIWI (ed.); I). Pusdikra Mitra Jaya.
Jurnal Pendidikan et al., “SUBLIM: Jurnal Pendidikan 17 Peranan Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan,” SUBLIM: Jurnal Pendidikan Vol.2, no. 01 April 2023 (2023): 17–26,
https://ummaspul.e-journal.id/Sublim
Muhammad Kristiawan, dkk. (2019). SUPERVISI PENDIDIKAN (Yuyun Yuniarsih (ed.); pertama). ALFABETA, cv
Nadia Natasya. (2019). Supervisi Pendidikan. Universitas Negeri Padang Indonesia.
Sarkati. (2019). KONSEP SUPERVISI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. TARBIYAH ISLAMIYAH, Volume 9,
Sudadi, dkk. (2021). Suprvisi pendidikan (Sudadi (ed.); I). Penerbit Pustaka Ilmu.
Ratna Dewi and Sita Husnul Khotimah, “Pengaruh Profesionalisme Dan Disiplin Kerja Guru Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar,” ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal 8, no. 2
 
Ubabuddin Ubabuddin (2020), “Pelaksanaan Supervisi Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Tugas Dan Peran Guru Dalam Mengajar,” Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 5, no. 1):
Yuliana, Lia (2022). “Supervisi Pendidikan Teori Dan Praktik,”, 1–126.
102–18, https://doi.org/10.31538/ndh.v5i1.512.
https://repository.minhajpustaka.id/publications/593647/supervisi-pendidikan-konsep-implementasi-dan-penjaminan-mutu</description>
					                </item><item>
						                <title>Deep Learning, Transformasi Cara Belajar Siswa di Kurikulum Nasional Terbaru</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/deep-learning-transformasi-cara-belajar-siswa-di-kurikulum-nasional-terbaru</link>
						                <description>TEMPO.CO, Jakarta - Pendidikan Indonesia memasuki babak baru dengan diterapkannya metode pembelajaran mendalam atau deep learning yang secara resmi diterapkan dalam Kurikulum Nasional 2025 mulai tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Laksmi Dewi menyampaikan skema pembelajaran ini bisa membantu meningkatkan kemampuan literasi siswa.
 “Kami berharap model ini bisa meningkatkan hasil belajar dan kompetensi-kompetensi siswa,” tuturnya di Grand Sahid Jaya Jakarta pada Jumat, 18 Juli 2025.
Konsep Deep Learning dalam Kurikulum Nasional
Dewi menerangkan bahwa metode pembelajaran ini akan disesuaikan dengan kurikulum di masing-masing sekolah, terutama di daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan). Ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam atau deep learning merupakan metode yang sudah dikaji dan diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi siswa. Menurutnya, metode ini dapat diaplikasikan pada Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka.
 
Melalui penerapan metode ini, Dewi berharap terjadi kolaborasi yang erat antara siswa dan guru, serta terjalin kerja sama yang mendalam antar tenaga pendidik. Ia menyebutkan bahwa terdapat empat pendekatan utama yang akan digunakan guru dalam pembelajaran mendalam, seperti praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital.
Pertama, strategi mengajar yang dipilih guru bertujuan mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan profil lulusan serta mewujudkan pembelajaran mendalam. Fokus strategi ini adalah pengalaman belajar siswa yang autentik, dengan praktik nyata yang mendorong keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.
Kedua, kemitraan pembelajaran membangun hubungan dinamis antara guru, peserta didik, orang tua, komunitas, dan mitra profesional. Pendekatan ini menggeser kontrol pembelajaran dari guru semata menjadi kolaborasi bersama.
Ketiga, lingkungan pembelajaran mengintegrasikan ruang fisik, virtual, dan budaya belajar untuk mendukung proses pembelajaran yang mendalam. Ruang-ruang tersebut dirancang fleksibel agar mendukung kolaborasi, refleksi, eksplorasi, dan berbagi ide, sehingga mampu mengakomodasi beragam gaya belajar siswa secara optimal.
Keempat, pemanfaatan teknologi digital berperan penting sebagai katalisator pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Adanya berbagai sumber belajar digital menjadi peluang untuk membangun pengetahuan yang bermakna bagi peserta didik.
Apa itu Deep Learning dalam Pembelajaran
Istilah deep learning tidak hanya dikenal dari dunia teknologi, melainkan juga pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ketua Asosiasi Pengawas Pendidikan Agama dan Keagamaan Seluruh Indonesia Yun Yun Yunadi mengatakan deep learning adalah metode pembelajaran yang tidak hanya menghafal fakta.
“Tetapi tentang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi,” ucap Yunadi dalam keterangan tertulis, 5 Maret 2025.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam Kota Jakarta Timur Wawan Kurniawan menjelaskan, deep learning bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan pembelajaran. Ia menyebut pendekatan ini berfokus pada tiga elemen penting, diantaranya kesadaran (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan keberlanjutan (durable).
Wawan memaparkan bahwa 'mindful' berarti siswa harus sepenuhnya hadir dalam belajar, 'meaningful' memastikan materi relevan dengan kehidupan siswa, dan 'durable' bertujuan agar pengetahuan dan keterampilan yang didapat dapat bertahan lama dan digunakan dalam berbagai situasi
Dalam kesempatan berbeda, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menitikberatkan pada pemahaman materi secara mendalam, sehingga proses belajar tidak hanya fokus pada kuantitas. Sementara itu, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menegaskan bahwa salah satu tujuan utama deep learning adalah menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
“Penting bagaimana menciptakan pembelajaran itu menyenangkan. Jangan sampai ketika datang ke sekolah, siswa menjadi tidak senang. Untuk itulah sekarang diperkenalkan deep learning, yang antara lain metodenya harus joyfull learning, harus gembira,” kata Atip dalam keterangan resmi, 9 Desember 2024</description>
					                </item><item>
						                <title>Lenovo Yakin Kalahkan Microsoft Surface</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/lenovo-yakin-kalahkan-microsoft-surface</link>
						                <description>Jakarta - Microsoft akan menjual tablet produksi sendiri yang bernama Surface. Beberapa mitra produsen PC kabarnya tak senang dengan kehadiran Surface yang dianggap sebagai pesaing. Namun Lenovo percaya diri tablet buatannya akan mampu mengalahkan Surface.

"Microsoft memang kuat di software, namun saya tidak percaya mereka bisa menyediakan hardware terbaik di dunia. Sedangkan Lenovo bisa," klaim CEO Lenovo, Yang Yuanqing.

"Meskipun kami tidak suka Microsoft membuat hardware, namun meskipun mereka memulai bisnis hardware ini, kami pikir itu hanya berarti satu kompetitor bertambah lagi," imbuhnya, yang TerasJakarta kutip dari ComputerWorld, Minggu (19/8/2012).

Sebelumnya, kehadiran Microsoft Surface mendapat perlawanan dari Acer. Vendor komputer asal Taiwan itu menyatakan bahwa kedatangan Surface akan berdampak negatif bagi ekosistem industri PC.

Di masa lalu, Microsoft memang selalu bermitra dengan vendor PC untuk membuat komputer berbasis sistem operasi Windows. Namun untuk Windows 8, mereka memutuskan membuat tablet PC sendiri.

Bahkan, ada kabar yang beredar bahwa Surface akan dijual hanya USD 199. Jika benar, bisa jadi Surface sukses besar mengingat harganya yang sangat terjangkau. Kabarnya, Surface akan dipasarkan sekitar bulan Oktober mendatang, bersamaan dengan perkenalan resmi OS Windows 8.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Duel Swiss di Semifinal Cincinnati Masters</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/duel-swiss-di-semifinal-cincinnati-masters</link>
						                <description>Cincinnati - Dua petenis asal Swiss berhasil mengempaskan lawan-lawannya dan akan bertemu di semifinal Cincinnati Masters. Stanislas Wawrinka sukses membungkam petenis Kanada, Milos Raonic, sementara Roger Federer berhasil menumbangkan Mardy Fish.
 
Wawrinka mengalahkan Raonic dengan pertarungan sengit. Bahkan sebelumnya, petenis 27 tahun tersebut sempat tertinggal di set pertama. Pada set awal tersebut, Wawrinka takluk 2-6.
 
Namun pada set kedua, Wawrinka mampu mengendalikan permainan, dia mampu mengembalikan dengan baik pukulan keras dari Raonic. Hingga akhirnya sukses merebut set kedua ini dengan skor 7-6.
 
Setelah berhasil menyamakan keadaan, Wawrinka terus mendominasi dan mengakhiri perlawanan Raonic dengan skor akhir di set ketiga 6-4. “Saya bermain hebat setelah menjalani dua bulan yang menyulitkan,” ujar Wawrinka, seperti disitat Yahoo Sports, Sabtu (18/8/2012).
 
Nantinya di babak semifinal, Wawrinka bakal menghadapi rekan senegaranya, Federer yang menghentikan langkah Fish dengan skor 6-3 7-6. Dengan gugurnya Fish atas Federer, maka tak ada satu pun petenis Amerika yang berpeluang menjadi juara di kandang sendiri.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Bos Amazon Temukan Mesin Apollo 11</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/bos-amazon-temukan-mesin-apollo-11</link>
						                <description>Jeff Bezos, pendiri retailer online terbesar Amazon, mengumumkan bahwa ia dan timnya telah menemukan 5 mesin Apollo 11 yang jatuh pada tahun 1969 di Samudera Atlantik.

Kini, Jeff Bezos merencanakan untuk mengangkat satu atau dua dari mesin tersebut ke permukaan untuk kemudian dipamerkan di Museum Penerbangan di kampung halamannya, Seattle. Sebelumnya, Jeff Bezos akan meminta izin terlebih dahulu kepada Nasa selaku pemilik dari Apollo 11.

Seluruh biaya yang diperlukan dalam ekspedisi dan pengangkatan mesin Apollo 11 akan ditanggung oleh Jeff Bezos sendiri. Sementara itu, Nasa menyatakan akan menunggu kabar lebih lanjut tentang penemuan oleh tim Jeff Bezos tersebut.

Mesin berkekuatan 32 juta tenaga kuda (hp) yang mampu membakar 6.000 pon kerosin dan oksigen cair per detik tersebut telah membawa Apollo 11 mendarat dengan sukses di bulan pada tahun 1969. Namun dalam perjalanan kembali ke bumi, mesin tersebut terbakar hingga terjatuh di Samudera Atlantik dan belum ditemukan hingga akhirnya Jeff Bezos mengumumkan berita ini.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Semur, Aslinya dari Belanda</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/semur-aslinya-dari-belanda</link>
						                <description>Jangan merasa tidak terima jika dikatakan bahwa semur adalah hidangan Belanda. Sebab, di balik semur memang ada riwayat nusantara, bukti bagaimana silang budaya terjadi antara Indonesia dan Eropa, demikian menurut ahli kajian budaya Dr phil Lily Tjahjandari.

Percaya tidak, Indonesia ternyata sudah meramu berbagai makanan dengan berbagai jenis rempah sejak abad pertama. Hal ini terjadi karena posisi Indonesia terletak di tengah jalur perdagangan dunia.

Kekayaan rempah Indonesia ini lalu mengundang berbagai bangsa untuk datang dan mengeksplorasi citarasa rempah. Diawali dengan kedatangan pedagang India pada abad 1-7, dan diikuti oleh pedagang China dan Arab. Perdagangan rempah kemudian membuka jalan ekspansi masif bangsa Eropa pada abad 16-19. Mereka menjelajah wilayah Indonesia untuk menemukan rempah-rempah, dan memulai terjadinya interaksi budaya kuliner antara Eropa dan Indonesia.

"Sebelumnya, penguat rasa makanan Eropa hanya terbatas pada tomat, ceri, bawang bombai, madu, atau wine," ungkap Lily, yang juga Manajer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Orang Eropa lalu mendapatkan inspirasi untuk menggunakan berbagai rempah Asia untuk mengolah makanan Eropa.

Nah, ketika keahlian meramu bumbu khas Indonesia seperti lada, kayu manis, jahe, kemiri, cengkeh itu berpadu dengan teknik memasak bangsa Eropa, hadirlah hidangan unik seperti semur. Semur sendiri asalnya dari bahasa Belanda, smoor, yang artinya masakan daging yang direbus dengan tomat dan bawang secara perlahan.

"Ketika itu, orang Eropa yang bisa memasak dengan rempah-rempah dianggap sebagai kalangan aristokrat. Hidangan semur ini diterima dengan baik oleh lidah kaum priyayi Belanda, dan menjadi menu rijsttafel," kata Lily, saat talkshow bertema "Semur, Turun-Temurun Menghangatkan Hati Keluarga Indonesia" di Restoran Warung Daun, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Rijstaffel merupakan konsep penyajian makanan lengkap ala restoran di Eropa, yang diawali dengan hidangan pembuka, hidangan utama, dan hidangan penutup. Namun hidangan yang disajikan bukan hidangan Eropa, melainkan menu Indonesia dimana nasi sebagai makanan utama dinikmati dengan lauk-pauk.

Sebenarnya, semur itu sendiri bukan makanan asli Belanda. Semur, menurut pakar kuliner Chef Ragil Imam Wibowo, merupakan persepsi bangsa Indonesia dari hidangan tradisional Belanda yang bernama hachee. Hachee merupakan hidangan daging rebus yang dipotong-potong, kadang-kadang juga menggunakan ikan, burung, dan sayuran. Bumbu dasarnya adalah bawang dan rasa asam (biasanya didapat dari cuka atau wine). Cengkeh dan daun salam lalu ditambahkan ke dalam kuah kaldunya yang kental.

Hachee kelak menjadi trigger untuk hidangan semur. Dalam versi Indonesia, semur ini menggunakan bumbu bawang merah, bawang putih, dengan tambahan berbagai rempah lain untuk menguatkan rasa, seperti ketumbar, pala, lada, cengkeh, dan kayu manis. Semur lalu menjadi istimewa karena menggunakan kecap sebagai penguat rasa manis yang legit, dan memberi warna coklat yang menggugah selera.

"Kecap itu idenya ketika orang Indonesia berimajinasi bagaimana membuat warna coklatnya. Pada hachee, warna coklat didapat dari brownstock, yaitu kaldu dari tulang sapi yang dibakar. Orang Indonesia lalu mencari, apa yang kira-kira bisa memberi warna dan rasa yang diinginkan," ujar Chef Ragil dalam acara yang sama.

Semur kemudian melekat menjadi tradisi bangsa Indonesia., dan menjadi menu favorit setiap keluarga Indonesia. Menu ini hadir dengan inovasi bumbu dan topping yang beraneka ragam. Jika awalnya semur identik dengan daging sapi, Anda bisa menemukan semur daging kambing, ayam, telur, tahu, tempe, terong, dan bahkan ikan. Dan semuanya lezat!


</description>
					                </item><item>
						                <title>Perang Iran Versus Amerika dan Israel</title>
						                <link>https://mipembangunanarridho.isch.id/berita/detail/perang-iran-versus-amerika-dan-israel</link>
						                <description>PEMIMPIN Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, secara terbuka menggaungkan klaim kemenangan negaranya dalam persaingan geopolitik melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Putra dari Ayatullah Ali Khamenei itu menegaskan, bahwa ketahanan Iran di tengah tekanan internasional telah menjadikan Teheran sebagai sumber inspirasi bagi bangsa-bangsa lain di dunia.
 
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Mojtaba menekankan bahwa strategi "perlawanan" yang diusung Iran berhasil mematahkan dominasi Barat dan sekutunya, sekaligus memperkuat posisi tawar Iran di panggung global.
“Iran telah membuktikan bahwa kekuatan iman dan kemandirian mampu mengalahkan kekuatan materialistik. Hari ini, dunia melihat Iran bukan hanya sebagai negara yang bertahan, tetapi sebagai mercusuar inspirasi bagi mereka yang mencari keadilan,” ujar Mojtaba Khamenei dalam sebuah forum di Teheran.
Ia juga menambahkan bahwa kegagalan kebijakan sanksi dan tekanan militer dari AS serta Israel merupakan bukti nyata dari pergeseran kekuatan global. Menurutnya, model pemerintahan dan keteguhan Iran kini menjadi rujukan bagi gerakan-gerakan di berbagai belahan dunia yang menentang hegemoni kekuatan besar.
Hingga saat ini, pihak Washington maupun Tel Aviv belum memberikan respons resmi terkait pernyataan tersebut. Namun, klaim ini dipandang oleh para analis sebagai upaya untuk memperkuat narasi internal Iran mengenai keberhasilan kebijakan luar negeri mereka di tengah isolasi ekonomi yang masih berlangsung. (E-4)</description>
					                </item></channel>
  	</rss>